Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket, cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat? - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar kesempatan untuk mendapat tiket murah - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu valid tiket, maka harganya akan semakin murah. - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket refundable. - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa ditransfer ke pesawat lain) lebih murah. - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah. - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain. - Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low Season. - Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket pesawat ke Indonesia di Qatar ? - Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket. Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada. - Lewat Internet. Bisa di www.emirates.com atau www.qatarairways.com atau www.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih seat, bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent. Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang ke Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan secara On Line maupun Direct. Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari Indonesia juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
-- Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00 AM
27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
itu udh mencapai QR4600..
Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
sesuai selera.
TAPIIII...
Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
ga taunya njerit..
Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
susah saking padatnya..
Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
penuh, nasiiib nasib..
Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
sblm nyampe di terminal ferrynya..
Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
> Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di
> Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
> berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting
> bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
> cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut
> ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
> tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
> - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
> kesempatan untuk mendapat tiket murah
> - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
> valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
> - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
> (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
> refundable.
> - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
> ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
> - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
> - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
> Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain.
> - Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low
> Season.
> - Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub
> class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas
> aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual
> atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih
> tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket
> pesawat ke Indonesia di Qatar ?
> - Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar
> agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket.
> Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan
> rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada.
> - Lewat Internet. Bisa diwww.emirates.comatauwww.qatarairways.com > atauwww.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih
> fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih seat,
> bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana
> saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent.
> Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang ke
> Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan
> secara On Line maupun Direct.
> Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
> Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan
> dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih
> murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari Indonesia
> juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
> --
> Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00 AM
Halo teman2 di Qatar, Salam kenal, saya mau test untuk bekerja di Saudi,
tapi saya awam info
tentang Saudi.
Jika ada dari teman yg tahu every thinks tentang Saudi mohon bantu saya.
Terima kasih sebelumnya
Manto
> 27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
> klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
> Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
> pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
> tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
> transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
> transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
> itu udh mencapai QR4600..
> Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
> ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
> India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
> sesuai selera.
> TAPIIII...
> Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
> ga taunya njerit..
> Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
> ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
> carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
> ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
> dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
> total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
> kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
> Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
> ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
> manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
> bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
> susah saking padatnya..
> Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
> badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
> makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
> muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
> penuh, nasiiib nasib..
> Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
> bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
> nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
> nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
> ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
> tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
> sblm nyampe di terminal ferrynya..
> Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
> Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
> nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
> Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
> On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
> > Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di
> > Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
> > berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting
> > bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
> > cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut
> > ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
> > tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
> > - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
> > kesempatan untuk mendapat tiket murah
> > - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
> > valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
> > - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
> > (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
> > refundable.
> > - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
> > ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
> > - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
> > - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
> > Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain.
> > - Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low
> > Season.
> > - Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub
> > class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas
> > aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual
> > atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih
> > tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket
> > pesawat ke Indonesia di Qatar ?
> > - Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar
> > agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket.
> > Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan
> > rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada.
> > - Lewat Internet. Bisa diwww.emirates.comatauwww.qatarairways.com > > atauwww.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih
> > fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih seat,
> > bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana
> > saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent.
> > Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang ke
> > Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan
> > secara On Line maupun Direct.
> > Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
> > Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan
> > dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih
> > murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari Indonesia
> > juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
> > --
> > Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00 AM
Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek. Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di Singapore? Bener gak ya?
On Feb 11, 2:24 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
> 27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung > klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke > Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang > pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga > tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi > transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake > transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat > itu udh mencapai QR4600..
> Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada > ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air > India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll > sesuai selera.
> TAPIIII...
> Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit, > ga taunya njerit..
> Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi > ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand > carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg, > ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai > dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry > total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang > kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
> Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari > ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan > manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi, > bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja > susah saking padatnya..
> Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg > badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula, > makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar > muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya > penuh, nasiiib nasib.. > Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe > bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet > nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways > nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya > ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun > tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu > sblm nyampe di terminal ferrynya..
> Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi.. > Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi > nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat.. > Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
> On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
> > Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di > > Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya > > berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting > > bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket, > > cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut > > ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan > > tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat? > > - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar > > kesempatan untuk mendapat tiket murah > > - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu > > valid tiket, maka harganya akan semakin murah. > > - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable > > (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket > > refundable. > > - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa > > ditransfer ke pesawat lain) lebih murah. > > - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah. > > - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket > > Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain. > > - Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low > > Season. > > - Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub > > class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas > > aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual > > atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih > > tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket > > pesawat ke Indonesia di Qatar ? > > - Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar > > agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket. > > Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan > > rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada. > > - Lewat Internet. Bisa diwww.emirates.comatauwww.qatarairways.com > > atauwww.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih > > fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih seat, > > bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana > > saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent. > > Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang ke > > Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan > > secara On Line maupun Direct. > > Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
> > Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan > > dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih > > murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari Indonesia > > juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
> > -- > > Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00 AM- Hide quoted text -
Betul Pak syarif.. di Singapore..kita harus turun dulu.
pemeriksaannya juga sama ketat dengan abudabhi loh hehehehehehe
--- On Tue, 2/10/09, Syarif <mysya...@gmail.com> wrote:
From: Syarif <mysya...@gmail.com>
Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat
To: "Chief Seto" <seto.bayu...@gmail.com>
Cc: tentangqatar@googlegroups.com
Date: Tuesday, February 10, 2009, 7:50 PM
Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
Singapore? Bener gak ya?
On Feb 11, 2:24 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
> 27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
> klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
> Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
> pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
> tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
> transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
> transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
> itu udh mencapai QR4600..
> Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
> ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
> India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
> sesuai selera.
> TAPIIII...
> Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
> ga taunya njerit..
> Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
> ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
> carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
> ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
> dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
> total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
> kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
> Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
> ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
> manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
> bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
> susah saking padatnya..
> Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
> badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
> makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
> muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
> penuh, nasiiib nasib..
> Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
> bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
> nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
> nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
> ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
> tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
> sblm nyampe di terminal ferrynya..
> Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
> Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
> nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
> Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
> On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
> > Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia
di
> > Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
> > berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat
posting
> > bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
> > cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah,
berikut
> > ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
> > tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
> > - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
> > kesempatan untuk mendapat tiket murah
> > - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
> > valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
> > - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
> > (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
> > refundable.
> > - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
> > ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
> > - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
> > - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
> > Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain.
> > - Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada
Low
> > Season.
> > - Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub
> > class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas
> > aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti
jadual
> > atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang
lebih
> > tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket
> > pesawat ke Indonesia di Qatar ?
> > - Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar
> > agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket.
> > Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan
> > rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang
ada.
> > - Lewat Internet. Bisa diwww.emirates.comatauwww.qatarairways.com > > atauwww.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih
> > fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih
seat,
> > bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana
> > saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent.
> > Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang
ke
> > Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan
> > secara On Line maupun Direct.
> > Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
> > Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan
> > dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih
> > murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari
Indonesia
> > juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
> > --
> > Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00
Chief Seto: Semua penumpang tujuan Asia selatan punya bau yang sama (sorry bukan racist tapi itu kenyataan)
Pak syarif:
Betul pak, itu security policy baru dari CIAS (Changi Intl Airport Service). Kita harus disembark, bawa semua barang-barang, trus masuk lagi ke ruang tunggu lagi melalui X ray. Tapi kalo mo belanja di duty free sempet ko.. asal gak lama2 ntar ketinggalan. Jadi mungkin bukan security policy kali ya, tapi memberi orang kesempatan untuk belanja, soalnya pendapatan Singapore Airlines dan CIAS lagi turun.
Syarif wrote:
> Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
> transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
> Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
> Singapore? Bener gak ya?
> On Feb 11, 2:24 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
>> 27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
>> klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
>> Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
>> pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
>> tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
>> transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
>> transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
>> itu udh mencapai QR4600..
>> Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
>> ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
>> India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
>> sesuai selera.
>> TAPIIII...
>> Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
>> ga taunya njerit..
>> Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
>> ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
>> carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
>> ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
>> dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
>> total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
>> kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
>> Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
>> ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
>> manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
>> bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
>> susah saking padatnya..
>> Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
>> badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
>> makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
>> muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
>> penuh, nasiiib nasib..
>> Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
>> bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
>> nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
>> nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
>> ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
>> tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
>> sblm nyampe di terminal ferrynya..
>> Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
>> Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
>> nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
>> Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
>> On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
>>> Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di
>>> Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
>>> berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting
>>> bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
>>> cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut
>>> ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
>>> tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
>>> - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
>>> kesempatan untuk mendapat tiket murah
>>> - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
>>> valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
>>> - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
>>> (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
>>> refundable.
>>> - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
>>> ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
>>> - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
>>> - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
>>> Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain.
>>> - Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low
>>> Season.
>>> - Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub
>>> class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas
>>> aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual
>>> atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih
>>> tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket
>>> pesawat ke Indonesia di Qatar ?
>>> - Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar
>>> agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket.
>>> Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan
>>> rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada.
>>> - Lewat Internet. Bisa diwww.emirates.comatauwww.qatarairways.com >>> atauwww.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih
>>> fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih seat,
>>> bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana
>>> saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent.
>>> Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang ke
>>> Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan
>>> secara On Line maupun Direct.
>>> Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
>>> Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan
>>> dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih
>>> murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari Indonesia
>>> juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
>>> --
>>> Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00 AM- Hide quoted text -
Betul, Om. Kemaren saya harus turun ke Changi padahal bawa 2 babies yang masih dibawah 3 tahun :) Alhamdulillah dari Singapore ke Doha kedua-duanya tidur pulas di dalam baby basin. Thanks to Qatar Airways :)
On Wed, Feb 11, 2009 at 6:50 AM, Syarif <mysya...@gmail.com> wrote:
> Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo > transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek. > Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di > Singapore? Bener gak ya?
Dari pengalaman saya pakai:Qatar Airway : tempat duduknya sempit, saya pikir
krn itu tujuan Indonesia saja, ternyata pernah nyoba QR dibayari kantor ke
London juga sama sempitnya.
Emirates : nggak enak , transit di dubai 4 jam dan hrs turun/naik di changi
Etihad: pesawatya lega dan bagasinya bisa 50 kg.
> Betul, Om. Kemaren saya harus turun ke Changi padahal bawa 2 babies
> yang masih dibawah 3 tahun :) Alhamdulillah dari Singapore ke Doha
> kedua-duanya tidur pulas di dalam baby basin. Thanks to Qatar Airways
> :)
> On Wed, Feb 11, 2009 at 6:50 AM, Syarif <mysya...@gmail.com> wrote:
> > Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
> > transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
> > Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
> > Singapore? Bener gak ya?
Iya sayangnya sekarang QA mesti transit di Singapore untuk tujuan
Jakarta. Padahal saya sudah hampir pesan QA, bgtu tahu dari teman yg
baru pulang cuti dan mesti harus transit plus kena imbas random
periksa laptop di imigrasi Changi. Jadinya lebih baik naik maskapai
UAE aja yg transitnya duluan di UAE.
Saya coba tes pakai sistem booking duluan online dan bayar di office
Emirates Doha Airport malah jatuhnya labih mahal karena office
Emirates-Airport tidak bisa gesek kartu debit/CC dan mereka meminta
saya melakukan pembayaran di kantor travel QAS dekat counter check -in
airport, sayangnya yang ada saya mesti membayar service charge
tambahan 170Qr+harga tiket.
Jadi kalau memang mau murah lbh baik pakai kartu kredit saja lewat e-
ticketing, tidak ada charge macam-macam lagi.
Salam,
Rizal
On 11 Feb, 18:08, Edy Harjito <eharj...@gmail.com> wrote:
> Dari pengalaman saya pakai:Qatar Airway : tempat duduknya sempit, saya pikir
> krn itu tujuan Indonesia saja, ternyata pernah nyoba QR dibayari kantor ke
> London juga sama sempitnya.
> Emirates : nggak enak , transit di dubai 4 jam dan hrs turun/naik di changi
> Etihad: pesawatya lega dan bagasinya bisa 50 kg.
> > Betul, Om. Kemaren saya harus turun ke Changi padahal bawa 2 babies
> > yang masih dibawah 3 tahun :) Alhamdulillah dari Singapore ke Doha
> > kedua-duanya tidur pulas di dalam baby basin. Thanks to Qatar Airways
> > :)
> > On Wed, Feb 11, 2009 at 6:50 AM, Syarif <mysya...@gmail.com> wrote:
> > > Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
> > > transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
> > > Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
> > > Singapore? Bener gak ya?
Beberapa kali saya bayar tiket Online di Kantor Emirate (dekat Lulu) dengan kartu Debit, gak ada masalah tuh?
Kenapa bayarnya di Kantor Emirate Airport yaa?
Rizal28 wrote:
> Iya sayangnya sekarang QA mesti transit di Singapore untuk tujuan
> Jakarta. Padahal saya sudah hampir pesan QA, bgtu tahu dari teman yg
> baru pulang cuti dan mesti harus transit plus kena imbas random
> periksa laptop di imigrasi Changi. Jadinya lebih baik naik maskapai
> UAE aja yg transitnya duluan di UAE.
> Saya coba tes pakai sistem booking duluan online dan bayar di office
> Emirates Doha Airport malah jatuhnya labih mahal karena office
> Emirates-Airport tidak bisa gesek kartu debit/CC dan mereka meminta
> saya melakukan pembayaran di kantor travel QAS dekat counter check -in
> airport, sayangnya yang ada saya mesti membayar service charge
> tambahan 170Qr+harga tiket.
> Jadi kalau memang mau murah lbh baik pakai kartu kredit saja lewat e-
> ticketing, tidak ada charge macam-macam lagi.
> Salam,
> Rizal
> On 11 Feb, 18:08, Edy Harjito <eharj...@gmail.com> wrote:
>> Dari pengalaman saya pakai:Qatar Airway : tempat duduknya sempit, saya pikir
>> krn itu tujuan Indonesia saja, ternyata pernah nyoba QR dibayari kantor ke
>> London juga sama sempitnya.
>> Emirates : nggak enak , transit di dubai 4 jam dan hrs turun/naik di changi
>> Etihad: pesawatya lega dan bagasinya bisa 50 kg.
>>> Betul, Om. Kemaren saya harus turun ke Changi padahal bawa 2 babies
>>> yang masih dibawah 3 tahun :) Alhamdulillah dari Singapore ke Doha
>>> kedua-duanya tidur pulas di dalam baby basin. Thanks to Qatar Airways
>>> :)
>>> On Wed, Feb 11, 2009 at 6:50 AM, Syarif <mysya...@gmail.com> wrote:
>>>> Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
>>>> transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
>>>> Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
>>>> Singapore? Bener gak ya?
Kawan kawan yang Budiman, Tipsa bagus sekali dan sangat berguna.
Saya mau tanya, ada saudara saya beli tiket J-D-J Qatar Airways, terus berhubung suatu hal, pulangnya dari Doha ke jakarta mau delay, barang sehari atau dua hari. Kemana yang termudah saya arrange nya?. Tiketnya status open...apa kena charge juga.
Maunya sih jangan sampai arrange di jakarta, kejauhan...
Ditunggu sharing info dan tipsnya.
salam,
IYon
--- On Tue, 2/10/09, Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com> wrote:
From: Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com>
Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat
To: tentangqatar@googlegroups.com
Date: Tuesday, February 10, 2009, 11:39 PM
Chief Seto: Semua penumpang tujuan Asia selatan punya bau yang sama (sorry bukan racist tapi itu kenyataan)
Pak syarif:
Betul pak, itu security policy baru dari CIAS (Changi Intl Airport Service). Kita harus disembark, bawa semua barang-barang, trus masuk lagi ke ruang tunggu lagi melalui X ray. Tapi kalo mo belanja di duty free sempet ko.. asal gak lama2 ntar ketinggalan. Jadi mungkin bukan security policy kali ya, tapi memberi orang kesempatan untuk belanja, soalnya pendapatan Singapore Airlines dan CIAS lagi turun.
Untuk yang udah lama gak pulang, jangan lupa untuk tidak bawa cairan (minuman/jus/makanan bayi dll) yang lebih dari 100ml di kabin. Di check ini bagage boleh.
Detailnya di sini: http://ilmuterbang.com/
Syarif wrote:
Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
Singapore? Bener gak ya?
On Feb 11, 2:24 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
itu udh mencapai QR4600..
Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
sesuai selera.
TAPIIII...
Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
ga taunya njerit..
Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
susah saking padatnya..
Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
penuh, nasiiib nasib..
Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
sblm nyampe di terminal ferrynya..
Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di
Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting
bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut
ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
- Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
kesempatan untuk mendapat tiket murah
- Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
- Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
(tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
refundable.
- Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
- Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
- Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain.
- Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low
Season.
- Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub
class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas
aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual
atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih
tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket
pesawat ke Indonesia di Qatar ?
- Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar
agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket.
Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan
rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada.
- Lewat Internet. Bisa diwww.emirates.comatauwww.qatarairways.com atauwww.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih
fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih seat,
bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana
saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent.
Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang ke
Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan
secara On Line maupun Direct.
Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan
dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih
murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari Indonesia
juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
--
Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00 AM- Hide quoted text -
- Show quoted text -
berhubung tiketnya masih open dan berlaku, bapak bisa lgs aja ke gerainya QA di seantero Doha, tunjukkan tiketnya, hanya menyebutkan tgl keberangkatannya saja, subject to seat availability on the flight day you are going to choose. seterusnya ya sudah.......tinggal berangkat balik ke J., kalo tidak salah juga, dg telephone saja sudah bisa, sebutkan kode booking, kmdian no tiket, sebutkan tgl keberangkatan,.....dst...dst beres deeeh.
________________________________
From: iyon maryono <i_maryono2...@yahoo.com>
To: tentangqatar@googlegroups.com
Sent: Thursday, February 12, 2009 11:57:12 AM
Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat-tanya
Kawan kawan yang Budiman, Tipsa bagus sekali dan sangat berguna.
Saya mau tanya, ada saudara saya beli tiket J-D-J Qatar Airways, terus berhubung suatu hal, pulangnya dari Doha ke jakarta mau delay, barang sehari atau dua hari. Kemana yang termudah saya arrange nya?. Tiketnya status open...apa kena charge juga.
Maunya sih jangan sampai arrange di jakarta, kejauhan...
Ditunggu sharing info dan tipsnya.
salam,
IYon
--- On Tue, 2/10/09, Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com> wrote:
From: Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com>
Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat
To: tentangqatar@googlegroups.com
Date: Tuesday, February 10, 2009, 11:39 PM
Chief Seto: Semua penumpang tujuan Asia selatan punya bau yang sama (sorry bukan racist tapi itu kenyataan)
Pak syarif:
Betul pak, itu security policy baru dari CIAS (Changi Intl Airport Service). Kita harus disembark, bawa semua barang-barang, trus masuk lagi ke ruang tunggu lagi melalui X ray. Tapi kalo mo belanja di duty free sempet ko.. asal gak lama2 ntar ketinggalan. Jadi mungkin bukan security policy kali ya, tapi memberi orang kesempatan untuk belanja, soalnya pendapatan Singapore Airlines dan CIAS lagi turun.
Untuk yang udah lama gak pulang, jangan lupa untuk tidak bawa cairan (minuman/jus/makanan bayi dll) yang lebih dari 100ml di kabin. Di check ini bagage boleh.
Detailnya di sini: http://ilmuterbang.com/
Syarif wrote:
Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
Singapore? Bener gak ya?
On Feb 11, 2:24 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
itu udh mencapai QR4600..
Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
sesuai selera.
TAPIIII...
Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
ga taunya njerit..
Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
susah saking padatnya..
Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
penuh, nasiiib nasib..
Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
sblm nyampe di terminal ferrynya..
Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di
Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting
bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut
ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
- Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
kesempatan untuk mendapat tiket murah
- Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
- Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
(tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
refundable.
- Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
- Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
- Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain.
- Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low
Season.
- Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub
class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas
aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual
atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih
tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket
pesawat ke Indonesia di Qatar ?
- Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar
agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket.
Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan
rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada.
- Lewat Internet. Bisa diwww.emirates.comatauwww.qatarairways.com atauwww.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih
fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih seat,
bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana
saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent.
Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang ke
Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan
secara On Line maupun Direct.
Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan
dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih
murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari Indonesia
juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
--
Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00 AM- Hide quoted text -
Coba tanyakan ke Qatar Airways Customer Service No. 449 6666 dengan menyebutkan Code Booking atau No. Tiket atau paling jelek Nama keluarga dan tanggal keberangkatan.
Kalau masih ada seat, bisa di berikan sesuai dengan tanggal yang diminta.
Mudah2an Kelas tiket ekonominya bukan yang paling rendah, dan Qatar airways tidak mengenakan biaya tambahan.
> Kawan kawan yang Budiman,
> Tipsa bagus sekali dan sangat berguna.
> Saya mau tanya, ada saudara saya beli tiket J-D-J Qatar Airways, terus > berhubung suatu hal, pulangnya dari Doha ke jakarta mau delay, barang > sehari atau dua hari.
> Kemana yang termudah saya arrange nya?. Tiketnya status open...apa > kena charge juga.
> Maunya sih jangan sampai arrange di jakarta, kejauhan...
> Ditunggu sharing info dan tipsnya.
> salam,
> IYon
> --- On *Tue, 2/10/09, Fadjar A. Nugroho /<fadja...@gmail.com>/* wrote:
> From: Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com>
> Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat
> To: tentangqatar@googlegroups.com
> Date: Tuesday, February 10, 2009, 11:39 PM
> Chief Seto: Semua penumpang tujuan Asia selatan punya bau yang
> sama (sorry bukan racist tapi itu kenyataan)
> Pak syarif:
> Betul pak, itu security policy baru dari CIAS (Changi Intl Airport
> Service). Kita harus disembark, bawa semua barang-barang, trus
> masuk lagi ke ruang tunggu lagi melalui X ray. Tapi kalo mo
> belanja di duty free sempet ko.. asal gak lama2 ntar ketinggalan.
> Jadi mungkin bukan security policy kali ya, tapi memberi orang
> kesempatan untuk belanja, soalnya pendapatan Singapore Airlines
> dan CIAS lagi turun.
> Syarif wrote:
>> Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
>> transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
>> Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
>> Singapore? Bener gak ya?
>> On Feb 11, 2:24 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
>>> 27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
>>> klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
>>> Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
>>> pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
>>> tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
>>> transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
>>> transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
>>> itu udh mencapai QR4600..
>>> Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
>>> ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
>>> India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
>>> sesuai selera.
>>> TAPIIII...
>>> Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
>>> ga taunya njerit..
>>> Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
>>> ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
>>> carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
>>> ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
>>> dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
>>> total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
>>> kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
>>> Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
>>> ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
>>> manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
>>> bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
>>> susah saking padatnya..
>>> Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
>>> badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
>>> makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
>>> muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
>>> penuh, nasiiib nasib..
>>> Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
>>> bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
>>> nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
>>> nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
>>> ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
>>> tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
>>> sblm nyampe di terminal ferrynya..
>>> Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
>>> Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
>>> nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
>>> Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
>>> On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
>>>> Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di
>>>> Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
>>>> berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting
>>>> bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
>>>> cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut
>>>> ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
>>>> tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
>>>> - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
>>>> kesempatan untuk mendapat tiket murah
>>>> - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
>>>> valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
>>>> - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
>>>> (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
>>>> refundable.
>>>> - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
>>>> ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
>>>> - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
>>>> - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
>>>> Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain.
>>>> - Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low
>>>> Season.
>>>> - Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub
>>>> class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas
>>>> aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual
>>>> atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih
>>>> tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket
>>>> pesawat ke Indonesia di Qatar ?
>>>> - Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar
>>>> agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket.
>>>> Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan
>>>> rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada.
>>>> - Lewat Internet. Bisa diwww.emirates.comatauwww.qatarairways.com >>>> atauwww.etihadairways.com. Keuntungan cara ini adalah bahwa kita ebih
>>>> fleksible dalam memilih tanggal, lihat jadual penerbangan, pilih seat,
>>>> bahkan memilih menu makanan dan kegiatan ini dapat dilakukan darimana
>>>> saja. Selain itu, tidak ada biaya service charge travel agent.
>>>> Pembayaran bisa dilakukan dengan menggunakan Credit Card atau datang ke
>>>> Kantor Airline ybs. Begitu juga dengan konfirmasi, bisa dilakukan
>>>> secara On Line maupun Direct.
>>>> Memesan Tiket Pesawat dari Indonesia ke Qatar.
>>>> Pemesanan tiket pesawat dari Indonesia ke Qatar sebaiknya dilakukan
>>>> dari Travel Agent yang ada di Indonesia, harganya seringkali lebih
>>>> murah daripada kalau beli di Qatar. Selain itu, memesan dari Indonesia
>>>> juga lebih fleksible kalau terpaksa tukar jadual atau batal tiket.
>>>> --
>>>> Posting oleh Syarif Achmad ke Tentang Qatar pada 2/10/2009 09:07:00 AM- Hide quoted text -
UNtuk kasus seperti itu ternyata cukup mudah dan cepat solusinya. Alhamdulilah, problem nya sudah selesai. dan kena 50 USD = 200 riyal untuk tiket 6 bulan yang sudah habis, dan satu tiket lain free untuk 3 bulan. Memang kita harus datang ke counternya QA di doha banyak bisa dilihat di internet, kalau cuma telpon mereka tidak mau mengangkat, biar sampai naik darah juga hanya mesin saja yang jawab. Saya datang ke QA office di dekat Imigrasi, sebelum under pass land mark dari arah Al waab dekat lampu merah.
Setelah kita kasih tiket yang mau diubah, mereka akan check dan setelah OK, mereka akan print paper baru. Jadi memang kita harus datang ke QA, cepat dan mudah urusannya, jangan lupa kalau mau tanya tentang bagasi sekalian, saya dpt jatah 30 kg/orang. lumayan
Semoga bermanfaat, untuk yang punya kasus serupa dikemudian hari.
Iyon BH6.
--- On Thu, 2/12/09, indrapur <indra...@indo.net.id> wrote:
From: indrapur <indra...@indo.net.id> Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat-tanya To: tentangqatar@googlegroups.com Date: Thursday, February 12, 2009, 7:57 AM
Coba tanyakan ke Qatar Airways Customer Service No.
Syukur alhamdulillah sudah terselesaikan masalahnya.
Selama ini saya tidak pernah mendapat masalah jika tilpon QA 4496666. Mungkin waktu itu sudah diluar jam kerja mereka.
> UNtuk kasus seperti itu ternyata cukup mudah dan cepat solusinya. > Alhamdulilah, problem nya sudah selesai. dan kena 50 USD = 200 riyal > untuk tiket 6 bulan yang sudah habis, dan satu tiket lain free untuk 3 > bulan. Memang kita harus datang ke counternya QA di doha banyak bisa > dilihat di internet, kalau cuma telpon mereka tidak mau mengangkat, > biar sampai naik darah juga hanya mesin saja yang jawab. Saya datang > ke QA office di dekat Imigrasi, sebelum under pass land mark dari arah > Al waab dekat lampu merah.
> Setelah kita kasih tiket yang mau diubah, mereka akan check dan > setelah OK, mereka akan print paper baru. Jadi memang kita harus > datang ke QA, cepat dan mudah urusannya, jangan lupa kalau mau tanya > tentang bagasi sekalian, saya dpt jatah 30 kg/orang. lumayan
> Semoga bermanfaat, untuk yang punya kasus serupa dikemudian hari.
> Iyon BH6.
> --- On *Thu, 2/12/09, indrapur /<indra...@indo.net.id>/* wrote:
> From: indrapur <indra...@indo.net.id>
> Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat-tanya
> To: tentangqatar@googlegroups.com
> Date: Thursday, February 12, 2009, 7:57 AM
> Coba tanyakan ke Qatar Airways Customer Service No. 44... dengan
> menyebutkan Code Booking atau No. Tiket atau paling jelek Nama
> keluarga dan tanggal keberangkatan.
> Kalau masih ada seat, bisa di berikan sesuai dengan tanggal yang
> diminta.
> Mudah2an Kelas tiket ekonominya bukan yang paling rendah, dan
> Qatar airways tidak mengenakan biaya tambahan.
> Silahkan dicoba.
> Wassalam,
> IP
> iyon maryono wrote:
>> Kawan kawan yang Budiman,
>> Tipsa bagus sekali dan sangat berguna.
>> Saya mau tanya, ada saudara saya beli tiket J-D-J Qatar Airways,
>> terus berhubung suatu hal, pulangnya dari Doha ke jakarta mau
>> delay, barang sehari atau dua hari.
>> Kemana yang termudah saya arrange nya?. Tiketnya status
>> open...apa kena charge juga.
>> Maunya sih jangan sampai arrange di jakarta, kejauhan...
>> Ditunggu sharing info dan tipsnya.
>> salam,
>> IYon
>> --- On *Tue, 2/10/09, Fadjar A. Nugroho /<fadja...@gmail.com>/*
>> wrote:
>> From: Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com>
>> Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat
>> To: tentangqatar@googlegroups.com
>> Date: Tuesday, February 10, 2009, 11:39 PM
>> Chief Seto: Semua penumpang tujuan Asia selatan punya bau
>> yang sama (sorry bukan racist tapi itu kenyataan)
>> Pak syarif:
>> Betul pak, itu security policy baru dari CIAS (Changi Intl
>> Airport Service). Kita harus disembark, bawa semua
>> barang-barang, trus masuk lagi ke ruang tunggu lagi melalui X
>> ray. Tapi kalo mo belanja di duty free sempet ko.. asal gak
>> lama2 ntar ketinggalan. Jadi mungkin bukan security policy
>> kali ya, tapi memberi orang kesempatan untuk belanja, soalnya
>> pendapatan Singapore Airlines dan CIAS lagi turun.
>> Syarif wrote:
>>> Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
>>> transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
>>> Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
>>> Singapore? Bener gak ya?
>>> On Feb 11, 2:24 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
>>>> 27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
>>>> klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
>>>> Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
>>>> pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
>>>> tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
>>>> transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
>>>> transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
>>>> itu udh mencapai QR4600..
>>>> Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
>>>> ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
>>>> India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
>>>> sesuai selera.
>>>> TAPIIII...
>>>> Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
>>>> ga taunya njerit..
>>>> Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
>>>> ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
>>>> carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
>>>> ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
>>>> dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
>>>> total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
>>>> kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
>>>> Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
>>>> ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
>>>> manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
>>>> bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
>>>> susah saking padatnya..
>>>> Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
>>>> badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
>>>> makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
>>>> muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
>>>> penuh, nasiiib nasib..
>>>> Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
>>>> bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
>>>> nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
>>>> nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
>>>> ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
>>>> tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
>>>> sblm nyampe di terminal ferrynya..
>>>> Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
>>>> Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
>>>> nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
>>>> Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
>>>> On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
>>>>> Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di
>>>>> Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
>>>>> berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting
>>>>> bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
>>>>> cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut
>>>>> ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
>>>>> tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
>>>>> - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
>>>>> kesempatan untuk mendapat tiket murah
>>>>> - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
>>>>> valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
>>>>> - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
>>>>> (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
>>>>> refundable.
>>>>> - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
>>>>> ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
>>>>> - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
>>>>> - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
>>>>> Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat lain.
>>>>> - Season. Peak Season (Summer, End Year, Haj) lebih mahal dari pada Low
>>>>> Season.
>>>>> - Cabin Class. Kelas ekonomi juga masih terbagi lagi ke beberapa sub
>>>>> class seperti K, L, M, B, Q. Biasanya Q (quebec) class adalah kelas
>>>>> aling murah, tapi biasanya kurang fleksibel kalau kita mau ganti jadual
>>>>> atau terpaksa tambah biaya untuk di upgrade ke kelas ekonomi yang lebih
>>>>> tinggi, misalnya Economic class L atau M.Bagaimana memesan tiket
>>>>> pesawat ke Indonesia di Qatar ?
>>>>> - Lewat Travel Agent, seperti Mannai, Regency, Al-Deera dll. Di Qatar
>>>>> agen2 ini biasanya mengambil service charge 100 - 200 QR per tiket.
>>>>> Adapun keuntungan dengan cara ini adalah biasanya lokasi dekat dengan
>>>>> rumah dan bisa minta dicarikan alternatif tiket pesawat lain yang ada.
>>>>> - Lewat Internet. Bisa
Saya pernah ngalamin kasus yg sama seperti pak Iyon, dengan qatar
airways n dengan etihad juga, dua2nya sama kena cas juga, bedanya
pelayanan etihat untuk urusan ini lebih baik di banding qatar airways.
customer servicenya lebih pro aktif...menghubungi terus by phnoe
setiap hari mengabarkan seat availblenya, sampai akhirnya dapat juga
di hari terakhir sesuai yg kita ingin rubah jadwal tsb.
salam,
On Feb 13, 12:23 pm, indrapur <indra...@indo.net.id> wrote:
> Syukur alhamdulillah sudah terselesaikan masalahnya.
> Selama ini saya tidak pernah mendapat masalah jika tilpon QA 4496666.
> Mungkin waktu itu sudah diluar jam kerja mereka.
> Wassalam,
> IP
> iyon maryono wrote:
> > Terimakasih Bapak 2x saran sarannya.
> > UNtuk kasus seperti itu ternyata cukup mudah dan cepat solusinya.
> > Alhamdulilah, problem nya sudah selesai. dan kena 50 USD = 200 riyal
> > untuk tiket 6 bulan yang sudah habis, dan satu tiket lain free untuk 3
> > bulan. Memang kita harus datang ke counternya QA di doha banyak bisa
> > dilihat di internet, kalau cuma telpon mereka tidak mau mengangkat,
> > biar sampai naik darah juga hanya mesin saja yang jawab. Saya datang
> > ke QA office di dekat Imigrasi, sebelum under pass land mark dari arah
> > Al waab dekat lampu merah.
> > Setelah kita kasih tiket yang mau diubah, mereka akan check dan
> > setelah OK, mereka akan print paper baru. Jadi memang kita harus
> > datang ke QA, cepat dan mudah urusannya, jangan lupa kalau mau tanya
> > tentang bagasi sekalian, saya dpt jatah 30 kg/orang. lumayan
> > Semoga bermanfaat, untuk yang punya kasus serupa dikemudian hari.
> > Iyon BH6.
> > --- On *Thu, 2/12/09, indrapur /<indra...@indo.net.id>/* wrote:
> > From: indrapur <indra...@indo.net.id>
> > Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat-tanya
> > To: tentangqatar@googlegroups.com
> > Date: Thursday, February 12, 2009, 7:57 AM
> > Coba tanyakan ke Qatar Airways Customer Service No. 44... dengan
> > menyebutkan Code Booking atau No. Tiket atau paling jelek Nama
> > keluarga dan tanggal keberangkatan.
> > Kalau masih ada seat, bisa di berikan sesuai dengan tanggal yang
> > diminta.
> > Mudah2an Kelas tiket ekonominya bukan yang paling rendah, dan
> > Qatar airways tidak mengenakan biaya tambahan.
> > Silahkan dicoba.
> > Wassalam,
> > IP
> > iyon maryono wrote:
> >> Kawan kawan yang Budiman,
> >> Tipsa bagus sekali dan sangat berguna.
> >> Saya mau tanya, ada saudara saya beli tiket J-D-J Qatar Airways,
> >> terus berhubung suatu hal, pulangnya dari Doha ke jakarta mau
> >> delay, barang sehari atau dua hari.
> >> Kemana yang termudah saya arrange nya?. Tiketnya status
> >> open...apa kena charge juga.
> >> Maunya sih jangan sampai arrange di jakarta, kejauhan...
> >> Ditunggu sharing info dan tipsnya.
> >> salam,
> >> IYon
> >> --- On *Tue, 2/10/09, Fadjar A. Nugroho /<fadja...@gmail.com>/*
> >> wrote:
> >> From: Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com>
> >> Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Tiket Pesawat
> >> To: tentangqatar@googlegroups.com
> >> Date: Tuesday, February 10, 2009, 11:39 PM
> >> Chief Seto: Semua penumpang tujuan Asia selatan punya bau
> >> yang sama (sorry bukan racist tapi itu kenyataan)
> >> Pak syarif:
> >> Betul pak, itu security policy baru dari CIAS (Changi Intl
> >> Airport Service). Kita harus disembark, bawa semua
> >> barang-barang, trus masuk lagi ke ruang tunggu lagi melalui X
> >> ray. Tapi kalo mo belanja di duty free sempet ko.. asal gak
> >> lama2 ntar ketinggalan. Jadi mungkin bukan security policy
> >> kali ya, tapi memberi orang kesempatan untuk belanja, soalnya
> >> pendapatan Singapore Airlines dan CIAS lagi turun.
> >> Syarif wrote:
> >>> Kan waktu pesan tiket ketahuan bakalan transit dimana aja. Kalo
> >>> transitnya sampai dua kali sih memang lumayan capek.
> >>> Dengar2 kalo naik Qatar Airways DOH-CGK, sekarang tetap harus turun di
> >>> Singapore? Bener gak ya?
> >>> On Feb 11, 2:24 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
> >>>> 27 Desember 2008 kemaren saya pulang ke Batam naik Emirates. Berhubung
> >>>> klo landing di Jakarta masih harus connecting lagi 1,5 jam terbang ke
> >>>> Batam jadinya saya milih landing di Singapore aja trus lanjut nyebrang
> >>>> pake ferry dari Harbour Front ke Batam Centre Ferry Terminal. Harga
> >>>> tiket Emirates yg saya dapet juga lumayan murah, cuma QR1360, tapi
> >>>> transit di Dubai dan Colombo. Klo pake Qatar Airways sih ga pake
> >>>> transit, tembak langsung dari Doha ke Singapore dgn harga tiket saat
> >>>> itu udh mencapai QR4600..
> >>>> Alternatif pesawat dari Doha ke Singapore juga lebih banyak daripada
> >>>> ke Jakarta. Dari hasil browsing saya lihat bisa pake Air Srilanka, Air
> >>>> India, Air Philipine, Jet Airways, Royal Jordan, MAS, SAA, PIA dll
> >>>> sesuai selera.
> >>>> TAPIIII...
> >>>> Saya nyesel juga naik pesawat transit2 gitu.. Niatnya sih mau ngirit,
> >>>> ga taunya njerit..
> >>>> Ternyata Emirates cuma allow bagasi 20kg doang buat penumpang ekonomi
> >>>> ke Singapore, pdhl bagasi saya full oleh2 30kg belum termasuk hand
> >>>> carry.. Jadilah saya harus bayar excess bagage QR1000 utk 10kg,
> >>>> ampyuuun.. Lama perjalanan dari mulai keluar apartemen di Najma sampai
> >>>> dengan masuk rumah di Batam yg jaraknya hanya 600m dari terminal ferry
> >>>> total habis 25 jam. Begitu nyampe badan rasanya kyak patah2, pinggang
> >>>> kyak encok, belum lagi besoknya masuk angin..
> >>>> Ternyata di Dubai bandaranya guede bgt, mana kita harus jalan dari
> >>>> ujung keujung utk pindah pesawat pula sambil nenteng2 hand carry dan
> >>>> manggul ransel isi laptop dan handycam. Mending klo bandaranya sepi,
> >>>> bandaranya kyak pasar induk kramatjati gitu, rame bgt, mau jalan aja
> >>>> susah saking padatnya..
> >>>> Pas boarding ke colombo ternyata didudukin bdua bareng bule yg
> >>>> badannya guede bgt. Udh badan saya gede, duduk ama kingkong pula,
> >>>> makin jadi saya ga bisa tidur karna duduknya harus miring terus biar
> >>>> muat duduk bedua ama nih bule.. Pengen pindah duduk eh pesawatnya
> >>>> penuh, nasiiib nasib..
> >>>> Mana pesawatnya saat itu ga tau kenapa bau banget, pramugarinya ampe
> >>>> bolak balik nyemprotin pengharum ruangan di cabin saking bau keringet
> >>>> nyengat bgt.. Nyampe di Singapore udh maghrib (klo pake Qatar Airways
> >>>> nyampenya siang), jadilah keburu2 naik MRT ke pelabuhan ferry supaya
> >>>> ga ketinggalan last boat. Mau naik MRT juga ga gampang, naik turun
> >>>> tangga juga, belum lagi di Harbour Front, mesti lewatin Mall padat dlu
> >>>> sblm nyampe di terminal ferrynya..
> >>>> Belajar dari pengalaman itu saya kapok naik pesawat transit2 lagi..
> >>>> Murah tapi modar sama aja bo'ong, mendingan keluar duit lebih tpi
> >>>> nyaman en ga kecapean karna harus transit2 dan gonta ganti pesawat..
> >>>> Next time better I take direct flight from DOH to SIN by QR :(
> >>>> On Feb 10, 1:20 pm, Syarif Achmad <mysya...@gmail.com> wrote:
> >>>>> Walaupun liburan summer masih lima bulan lagi, para expat Indonesia di
> >>>>> Qatar sudah mulai ancang2 untuk mempersiapkan liburan, yang umumnya
> >>>>> berencana untuk pulang kampung ke Indonesia. Aku sendiri sempat posting
> >>>>> bbrp informasi mengenai bagaimana mendapatkan tiket murah, eTicket,
> >>>>> cara menghemat tiket pesawat dan review Emirates Airline. Nah, berikut
> >>>>> ini beberapa tips dari (lagi2) Pak Indra mengenai strategi pemesanan
> >>>>> tiket pesawat udara.Apa yang mempengaruhi harga Tiket Pesawat?
> >>>>> - Waktu Pesan, semakin jauh hari keberangkatan, semakin besar
> >>>>> kesempatan untuk mendapat tiket murah
> >>>>> - Waktu Validasi, 3 bulan, 6 bulan atau 1 tahun. Semakin pendek waktu
> >>>>> valid tiket, maka harganya akan semakin murah.
> >>>>> - Refundable or non refundable. Tiket dengan kondisi non-refundable
> >>>>> (tidak bisa ditukar uang/dikembalikan) lebih murah dibanding tiket
> >>>>> refundable.
> >>>>> - Endorseable or Non Endorseable. Non Endorseable (tidak bisa
> >>>>> ditransfer ke pesawat lain) lebih murah.
> >>>>> - Fix date or Non Fixed Date. Fixed date lebih murah.
> >>>>> - Direct Flight or Stop Over. Direct Flight lebih mahal. Contoh Tiket
> >>>>> Qatar Airways lebih mahal daripada tiket pesawat
Saya mau pulang ke indo, bawa Bayi usia +/- 3 bulan, bisa di share yang punya pengalaman seputar tips2x untuk memudahkan manage bayi ketika terbang, maklum pasti bayi sering nangis belum lagi harus transit di singapore.
Kalo bawa bayi yg paling penting pada saat take off atau landing, harus disusui supaya gak nangis. jgn lupa minta baby cot pada saat pesen tiket dan minta tempat duduk deket pintu masuk.
sekian tips dari saya
Wasalam
Robbi
--- On Sat, 14/2/09, iyon maryono <i_maryono2...@yahoo.com> wrote:
From: iyon maryono <i_maryono2...@yahoo.com>
Subject: [tentangqatar] Tips Seputar Bawa BAyi di Pesawat QA -tanya
To: tentangqatar@googlegroups.com
Date: Saturday, 14 February, 2009, 1:15 AM
Saya mau pulang ke indo, bawa Bayi usia +/- 3 bulan, bisa di share yang punya pengalaman seputar tips2x untuk memudahkan manage bayi ketika terbang, maklum pasti bayi sering nangis belum lagi harus transit di singapore.
Terimaksih, dan salam
iyon BH6
New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
1. Check in tidak perlu bilang kalau bawa bayi, karena status tiket sudah infant. Maka jika naik QR akan di tempatkan di baris paling depan yang ada baby bassinet. gambar meja baby bassinet ada di link di atas. Jika anda ditempatkan di kursi lain karena kesalahan di check in counter, jangan sungkan2 untuk minta dipindahkan ke tempat dengan baby bassinet pada awak kabin (karena biasanya orang Indonesia agak nrimo). Kecuali kalau jumlah bayi melebihi jumlah baby bassinet di pesawat.
2. Pesan baby meal pada waktu check in. Biasanya akan disediakan baby meal seperti Gerber yang ada di Carrefour, tapi jangan lupa check untuk umur berapa di kemasan makanan tersebut karena mereka menyediakan baby meal tanpa ada kriteria umur (kriteria infant sampai dengan 2 tahun). Tapi kadang2 catering lupa memasukkannya biarpun kita sudah pesan. Atau rasanya tidak disukai bayi anda, jadi siapkan makanan bayi anda, kalau bisa jangan yang berbentuk cair.
3. Kalau bayi anda perlu makanan khusus dalam bentuk cair, anda harus menempatkannya di tempat yang berukuran maks. 100ml. Kalau tidak bisa maka anda harus berurusan dengan security bandara dan menerangkan makanan tersebut. Bahkan harus membuka dan mencobanya di tempat. Susu bayi bubuk sangat praktis, karena anda bisa minta air hangat di pesawat.
5. Di baby bassinet, bayi anda dapat tidur di depan anda, jangan lupa pakaikan sabuk pengaman karena turbulence bisa dan pernah melempar penumpang dewasa/awak kabin sampai ke langit-langit. Jika terjadi guncangan atau cuaca buruk, ambil bayi anda dan kenakan sabuk pengaman bagi anda sendiri dan bayi anda.
6. Di toilet juga ada meja lipat untuk mengganti popok atau membersihkan bayi anda. Kalau bingung toilet mana yang ada mejanya, tanya saja pada awak kabin, toilet with baby table.
7. Pada waktu take off sampai ketinggian jelajah, dan pada waktu turun, susui, atau beri minuman di botol untuk menghindari sakit di telinga.
8. Konsultasi dokter sebelum terbang jika anak anda pilek, karena bisa menyumbat telinga dan hidung. Mungkin dokter mengijinkan terbang dengan diberi obat tetes hidung. Jika dokter khawatir, sebaiknya tunda penerbangan anda.
9. Jika terjadi dekompresi, (kabin pesawat kehilangan tekanan) pakai masker oksigen anda sebelum memakaikannya pada bayi anda. Jika anda memakaikan topeng oksigen ini pada anak anda sebelum anda sendiri memakainya, dikhawatirkan anda akan jatuh pingsan sebelumnya, atau bahkan sebelum anda selesai menolong anak anda memakai topeng oksigen.
10. Siapkan pakaian yang menutup seluruh badan bayi agar tetap hangat, karena suhu dipesawat antara 20-24 derajat C.
11. Beri minum/susu juga makanan sesering mungkin untuk menghindari dehidrasi karena udara di kabin sangat kering. Biasanya bayi yang kenyang tidak akan rewel di penerbangan.
12. Jangan lupa diaper (pampers), karena dipesawat tidak disediakan. Mungkin bisa bawa agak lebih banyak dari biasanya untuk mengantisipasi delay.
Kalau ada yang saya ingat lagi akan saya tambahkan.
> Saya mau pulang ke indo, bawa Bayi usia +/- 3 bulan, bisa di share > yang punya pengalaman seputar tips2x untuk memudahkan manage bayi > ketika terbang, maklum pasti bayi sering nangis belum lagi harus > transit di singapore.
Pak FAjar
Terimakasih info dan tips.nya. sangat bagus. Pertanyaan tersisa. 1. Apa perlu membawa Baby sleeping Bag. (Tas Bayi). Buat tenteng2x bayi dibandara, atau didalam pesawat sekalipun. Ini tidak praktis sebenarnya, karena cukup berat. Apa enaknya di gendong saja ke dan selama di pesawat.
2. BAby Coat. Pesan dulu pas check in atau minta di pesawat?. Saya belum pesan pada saat buy tiket. spt kata Pak Ari.
3. SAya akan bawa susu bubuk, air mineral, dan air panas dalam jumlah satu botol aqua ini allowable di airport doha dan singapore ?.
Terimakasih, dan salam
IyoN
--- On Fri, 2/13/09, Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com> wrote:
From: Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com>
Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Bawa BAyi di Pesawat QA -tanya
To: tentangqatar@googlegroups.com
Date: Friday, February 13, 2009, 2:35 PM
Pak Iyon, Pertama kali saya bawa bayi dari Doha, umur 40 hari. Di bawah ini beberapa tips dari saya, kalau salah tolong di koreksi.
1. Check in tidak perlu bilang kalau bawa bayi, karena status tiket sudah infant. Maka jika naik QR akan di tempatkan di baris paling depan yang ada baby bassinet. gambar meja baby bassinet ada di link di atas. Jika anda ditempatkan di kursi lain karena kesalahan di check in counter, jangan sungkan2 untuk minta dipindahkan ke tempat dengan baby bassinet pada awak kabin (karena biasanya orang Indonesia agak nrimo). Kecuali kalau jumlah bayi melebihi jumlah baby bassinet di pesawat.
2. Pesan baby meal pada waktu check in. Biasanya akan disediakan baby meal seperti Gerber yang ada di Carrefour, tapi jangan lupa check untuk umur berapa di kemasan makanan tersebut karena mereka menyediakan baby meal tanpa ada kriteria umur (kriteria infant sampai dengan 2 tahun). Tapi kadang2 catering lupa memasukkannya biarpun kita sudah pesan. Atau rasanya tidak disukai bayi anda, jadi siapkan makanan bayi anda, kalau bisa jangan yang berbentuk cair.
3. Kalau bayi anda perlu makanan khusus dalam bentuk cair, anda harus menempatkannya di tempat yang berukuran maks. 100ml. Kalau tidak bisa maka anda harus berurusan dengan security bandara dan menerangkan makanan tersebut. Bahkan harus membuka dan mencobanya di tempat. Susu bayi bubuk sangat praktis, karena anda bisa minta air hangat di pesawat.
4. Pada waktu take off dan landing, untuk bayi +/- 3 bulan, anda diharuskan menggendongnya, jangan lupa minta infant seat belt untuk bayi anda. Baby bassinet akan dipasang setelah take off dan di lepas sebelum landing.
5. Di baby bassinet, bayi anda dapat tidur di depan anda, jangan lupa pakaikan sabuk pengaman karena turbulence bisa dan pernah melempar penumpang dewasa/awak kabin sampai ke langit-langit. Jika terjadi guncangan atau cuaca buruk, ambil bayi anda dan kenakan sabuk pengaman bagi anda sendiri dan bayi anda.
6. Di toilet juga ada meja lipat untuk mengganti popok atau membersihkan bayi anda. Kalau bingung toilet mana yang ada mejanya, tanya saja pada awak kabin, toilet with baby table.
7. Pada waktu take off sampai ketinggian jelajah, dan pada waktu turun, susui, atau beri minuman di botol untuk menghindari sakit di telinga.
8. Konsultasi dokter sebelum terbang jika anak anda pilek, karena bisa menyumbat telinga dan hidung. Mungkin dokter mengijinkan terbang dengan diberi obat tetes hidung. Jika dokter khawatir, sebaiknya tunda penerbangan anda.
9. Jika terjadi dekompresi, (kabin pesawat kehilangan tekanan) pakai masker oksigen anda sebelum memakaikannya pada bayi anda. Jika anda memakaikan topeng oksigen ini pada anak anda sebelum anda sendiri memakainya, dikhawatirkan anda akan jatuh pingsan sebelumnya, atau bahkan sebelum anda selesai menolong anak anda memakai topeng oksigen.
10. Siapkan pakaian yang menutup seluruh badan bayi agar tetap hangat, karena suhu dipesawat antara 20-24 derajat C.
11. Beri minum/susu juga makanan sesering mungkin untuk menghindari dehidrasi karena udara di kabin sangat kering. Biasanya bayi yang kenyang tidak akan rewel di penerbangan.
12. Jangan lupa diaper (pampers), karena dipesawat tidak disediakan. Mungkin bisa bawa agak lebih banyak dari biasanya untuk mengantisipasi delay.
Kalau ada yang saya ingat lagi akan saya tambahkan.
fadjar
iyon maryono wrote:
Saya mau pulang ke indo, bawa Bayi usia +/- 3 bulan, bisa di share yang punya pengalaman seputar tips2x untuk memudahkan manage bayi ketika terbang, maklum pasti bayi sering nangis belum lagi harus transit di singapore.
Pak Iyon,
1. Saya biasanya bawa baby stroller/ kereta bayi, kita bisa pakai sampai di ruang tunggu. Lalu sebelum masuk pesawat akan mereka masukkan di bagasi. Kalau baby bag/strider mungkin bisa dibawa tapi juga akan dimasukkan di bagasi oleh petugas pada saat kita meninggalkan ruang tunggu, karena tidak bisa/ tidak boleh dibawa ke kabin, terlalu besar.
2. Baby cot adalah yang di sebut baby bassinet, awak kabin QR lebih familiar dengan istilah baby bassinet, bisa minta pada waktu check in bukan pada waktu beli tiket. Baby bassinet ini hanya tersedia di seat tertentu. Biasanya di barisan depan masing2 kelas. Usahakan check in awal untuk mendapatkan seat dengan bassinet ini, karena seperti saya tulis di email sebelumnya, jika jumlah bayi lebih dari jumlah bassinet, yang check in belakangan tidak kebagian bassinet.
3. Air mineral atau cairan apa saja tidak boleh di bawa ke pesawat. Di pesawat akan disediakan , tinggal minta saja pada awak kabin. Jadi tidak perlu bawa air mineral apa lagi air panas. Saya biasanya siapkan susu bubuk di botol dan berikan ke awak kabin untuk diberi air hangat. Jangan kaget kalau mereka memberi air tidak sehangat yang kita minta atau terlalu panas. Maklum sebagian besar dari mereka belum pernah punya anak. Asal kita koreksi maka permintaan kedua biasanya just perfect.
Peraturan mengenai tidak boleh membawa cairan berlaku untuk seluruh bandara di dunia.
Kalau masih ada yg kurang jelas silahkan email kembali pak Iyon,
> Pak FAjar
> Terimakasih info dan tips.nya. sangat bagus. Pertanyaan tersisa.
> 1. Apa perlu membawa Baby sleeping Bag. (Tas Bayi). Buat tenteng2x > bayi dibandara, atau didalam pesawat sekalipun. Ini tidak praktis > sebenarnya, karena cukup berat. Apa enaknya di gendong saja ke dan > selama di pesawat.
> 2. BAby Coat. Pesan dulu pas check in atau minta di pesawat?. Saya > belum pesan pada saat buy tiket. spt kata Pak Ari.
> 3. SAya akan bawa susu bubuk, air mineral, dan air panas dalam jumlah > satu botol aqua ini allowable di airport doha dan singapore ?.
> Terimakasih, dan salam
> IyoN
> --- On *Fri, 2/13/09, Fadjar A. Nugroho /<fadja...@gmail.com>/* wrote:
> From: Fadjar A. Nugroho <fadja...@gmail.com>
> Subject: [tentangqatar] Re: Tips Seputar Bawa BAyi di Pesawat QA
> -tanya
> To: tentangqatar@googlegroups.com
> Date: Friday, February 13, 2009, 2:35 PM
> Pak Iyon,
> Pertama kali saya bawa bayi dari Doha, umur 40 hari. Di bawah ini
> beberapa tips dari saya, kalau salah tolong di koreksi.
> 1. Check in tidak perlu bilang kalau bawa bayi, karena status
> tiket sudah infant. Maka jika naik QR akan di tempatkan di baris
> paling depan yang ada baby bassinet. gambar meja baby bassinet ada
> di link di atas. Jika anda ditempatkan di kursi lain karena
> kesalahan di check in counter, jangan sungkan2 untuk minta
> dipindahkan ke tempat dengan baby bassinet pada awak kabin (karena
> biasanya orang Indonesia agak nrimo). Kecuali kalau jumlah bayi
> melebihi jumlah baby bassinet di pesawat.
> 2. Pesan baby meal pada waktu check in. Biasanya akan disediakan
> baby meal seperti Gerber yang ada di Carrefour, tapi jangan lupa
> check untuk umur berapa di kemasan makanan tersebut karena mereka
> menyediakan baby meal tanpa ada kriteria umur (kriteria infant
> sampai dengan 2 tahun). Tapi kadang2 catering lupa memasukkannya
> biarpun kita sudah pesan. Atau rasanya tidak disukai bayi anda,
> jadi siapkan makanan bayi anda, kalau bisa jangan yang berbentuk
> cair.
> 3. Kalau bayi anda perlu makanan khusus dalam bentuk cair, anda
> harus menempatkannya di tempat yang berukuran maks. 100ml. Kalau
> tidak bisa maka anda harus berurusan dengan security bandara dan
> menerangkan makanan tersebut. Bahkan harus membuka dan mencobanya
> di tempat. Susu bayi bubuk sangat praktis, karena anda bisa minta
> air hangat di pesawat.
> 4. Pada waktu take off dan landing, untuk bayi +/- 3 bulan, anda
> diharuskan menggendongnya, jangan lupa minta infant seat belt
> untuk bayi anda. Baby bassinet akan dipasang setelah take off dan
> di lepas sebelum landing.
> 5. Di baby bassinet, bayi anda dapat tidur di depan anda, jangan
> lupa pakaikan sabuk pengaman karena turbulence bisa dan pernah
> melempar penumpang dewasa/awak kabin sampai ke langit-langit. Jika
> terjadi guncangan atau cuaca buruk, ambil bayi anda dan kenakan
> sabuk pengaman bagi anda sendiri dan bayi anda.
> 6. Di toilet juga ada meja lipat untuk mengganti popok atau
> membersihkan bayi anda. Kalau bingung toilet mana yang ada
> mejanya, tanya saja pada awak kabin, toilet with baby table.
> 7. Pada waktu take off sampai ketinggian jelajah, dan pada waktu
> turun, susui, atau beri minuman di botol untuk menghindari sakit
> di telinga.
> 8. Konsultasi dokter sebelum terbang jika anak anda pilek, karena
> bisa menyumbat telinga dan hidung. Mungkin dokter mengijinkan
> terbang dengan diberi obat tetes hidung. Jika dokter khawatir,
> sebaiknya tunda penerbangan anda.
> 9. Jika terjadi dekompresi, (kabin pesawat kehilangan tekanan)
> pakai masker oksigen anda sebelum memakaikannya pada bayi anda.
> Jika anda memakaikan topeng oksigen ini pada anak anda sebelum
> anda sendiri memakainya, dikhawatirkan anda akan jatuh pingsan
> sebelumnya, atau bahkan sebelum anda selesai menolong anak anda
> memakai topeng oksigen.
> 10. Siapkan pakaian yang menutup seluruh badan bayi agar tetap
> hangat, karena suhu dipesawat antara 20-24 derajat C.
> 11. Beri minum/susu juga makanan sesering mungkin untuk
> menghindari dehidrasi karena udara di kabin sangat kering.
> Biasanya bayi yang kenyang tidak akan rewel di penerbangan.
> 12. Jangan lupa diaper (pampers), karena dipesawat tidak
> disediakan. Mungkin bisa bawa agak lebih banyak dari biasanya
> untuk mengantisipasi delay.
> Kalau ada yang saya ingat lagi akan saya tambahkan.
> fadjar
> iyon maryono wrote:
>> Saya mau pulang ke indo, bawa Bayi usia +/- 3 bulan, bisa di
>> share yang punya pengalaman seputar tips2x untuk memudahkan
>> manage bayi ketika terbang, maklum pasti bayi sering nangis belum
>> lagi harus transit di singapore.