Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di millis ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil & gas, apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur pendukung dari ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge, jetty, etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan untuk kebutuhan operasional oil & gas saja.
saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp selalu tdk ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas. sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn), tp saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji yang lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia konstruksi di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan, port, building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan info konstruksi di indonesia.
sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan. terima kasih, salam jadi sophiaji.
kalau menurut pendapat saya mas, untuk Sipil masuk ke direct Oil and Gas memang Jarang (maksudnya dengan Titel Civil Engineer) tapi anda bisa mencoba ke EPC (konsultan ataupun Kontraktor) Oil and Gas, di situ ilmu Civil, Mechanical, Electrical, Instrumentasi, Piping, Proses (Chemical), SAfety bisa di terapkan, apalagi jika punya background NAVAL ARCHITECT.. di tambah lagi jika bisa dan mengerti PDMS, PDS, Auticad, Etab, Staad, pokoknya segala program yang berkaitan dengan perhitungan dan perancangan,itu banyak yang nyari..... di dalam negeri juga banyak EPC yang MNC
--- On Mon, 11/24/08, Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com> wrote:
From: Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com>
Subject: [tentangqatar] kok susah yaaa
To: tentangqatar@googlegroups.com
Date: Monday, November 24, 2008, 9:23 PM
Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di millis ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil & gas, apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur pendukung dari ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge, jetty, etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan untuk kebutuhan operasional oil & gas saja.
saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp selalu tdk ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas. sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn), tp saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji yang lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia konstruksi di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan, port, building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan info konstruksi di indonesia.
sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan.
terima kasih,
salam jadi sophiaji.
Di tempat saya bekerja di qatargas - civil engineer nya banyak dari
indonesia -- saya sendiri background accounting & sama sekali belum pernah
bekerja di oil & gas....jadi usaha & do'a nya perlu lebih kenceng lagi...tak
akan lari rezeki di kejar....
> kalau menurut pendapat saya mas, untuk Sipil masuk ke direct Oil and Gas
> memang Jarang (maksudnya dengan Titel Civil Engineer) tapi anda bisa mencoba
> ke EPC (konsultan ataupun Kontraktor) Oil and Gas, di situ ilmu Civil,
> Mechanical, Electrical, Instrumentasi, Piping, Proses (Chemical), SAfety
> bisa di terapkan, apalagi jika punya background NAVAL ARCHITECT.. di tambah
> lagi jika bisa dan mengerti PDMS, PDS, Auticad, Etab, Staad, pokoknya segala
> program yang berkaitan dengan perhitungan dan perancangan,itu banyak yang
> nyari..... di dalam negeri juga banyak EPC yang MNC
> --- On *Mon, 11/24/08, Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com>* wrote:
> From: Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com>
> Subject: [tentangqatar] kok susah yaaa
> To: tentangqatar@googlegroups.com
> Date: Monday, November 24, 2008, 9:23 PM
> Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di millis
> ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk
> basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil & gas,
> apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur pendukung dari
> ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge, jetty,
> etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain
> sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan untuk
> kebutuhan operasional oil & gas saja.
> saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp selalu tdk
> ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas.
> sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn), tp
> saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji yang
> lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini
> kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
> terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar
> kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu
> diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia konstruksi
> di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan, port,
> building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan info
> konstruksi di indonesia.
> sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan.
> terima kasih,
> salam jadi sophiaji.
Saya sependapat dengan Mas Asep, untuk teknik sipil masuk ke Oil and
Gas memang jarang, yg banyak tuh ke konsultannya dan kontraktornya..
Saat ini QatarGas TC lagi mbangun sarana shipyardnya di Ras Laffan
Port, dan Ras Laffan Port sendiri lagi mbangun jetty2 baru seiring
rencananya utk jadi pelabuhan terbesar di dunia. Tpi ya itu tadi,
QatarGas TC ga nanganin itu langsung melainkan via kontraktor. Coba
aja cari2 informasinya, siapa tau bisa ngelamar ke perusahaan
kontraktornya..
Saran saya jangan berkecil hati mas..
Saya aja berburu ampe 2 tahun baru bisa dapet kerja di Qatar,
Alhamdulillah kerjaan yg skrg pas bgt ama backround saya di Marine..
Banyak2 berdoa aja en jgn pernah berhenti ngelamar, kelak pasti
'nyangkut' juga kok..
On 25 Nov, 01:23, Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com> wrote:
> Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di millis
> ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk
> basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil & gas,
> apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur pendukung dari
> ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge, jetty,
> etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain
> sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan untuk
> kebutuhan operasional oil & gas saja.
> saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp selalu tdk
> ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas.
> sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn), tp
> saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji yang
> lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini
> kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
> terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar
> kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu
> diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia konstruksi
> di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan, port,
> building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan info
> konstruksi di indonesia.
> sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan.
> terima kasih,
> salam jadi sophiaji.
idem dengan bung seto, saya malah 2 th lebih nyari2 peluang ke qatar
ini, akhirnya alhamdulillah nyampe juga, saya di sektor
konstruksi.selamat berjuang, jangan pernah menyerah,saya diatas 40 th
baru dapet peluang ini , rajin berdoa.
salam,
On Nov 25, 2:38 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
> Saya sependapat dengan Mas Asep, untuk teknik sipil masuk ke Oil and
> Gas memang jarang, yg banyak tuh ke konsultannya dan kontraktornya..
> Saat ini QatarGas TC lagi mbangun sarana shipyardnya di Ras Laffan
> Port, dan Ras Laffan Port sendiri lagi mbangun jetty2 baru seiring
> rencananya utk jadi pelabuhan terbesar di dunia. Tpi ya itu tadi,
> QatarGas TC ga nanganin itu langsung melainkan via kontraktor. Coba
> aja cari2 informasinya, siapa tau bisa ngelamar ke perusahaan
> kontraktornya..
> Saran saya jangan berkecil hati mas..
> Saya aja berburu ampe 2 tahun baru bisa dapet kerja di Qatar,
> Alhamdulillah kerjaan yg skrg pas bgt ama backround saya di Marine..
> Banyak2 berdoa aja en jgn pernah berhenti ngelamar, kelak pasti
> 'nyangkut' juga kok..
> On 25 Nov, 01:23, Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com> wrote:
> > Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di millis
> > ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk
> > basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil & gas,
> > apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur pendukung dari
> > ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge, jetty,
> > etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain
> > sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan untuk
> > kebutuhan operasional oil & gas saja.
> > saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp selalu tdk
> > ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas.
> > sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn), tp
> > saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji yang
> > lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini
> > kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
> > terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar
> > kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu
> > diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia konstruksi
> > di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan, port,
> > building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan info
> > konstruksi di indonesia.
> > sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan.
> > terima kasih,
> > salam jadi sophiaji.
Balik lagi ke rumus awal mas, "Didalam kesulitan ada kemudahan"
Jadi kita-kita yang belum nyangkut di Qatar (termasuk saya...hiks...), Insya Allah bentar lagi...
Karena udah jalanin masa sulitnya.....ntar lagi akan muncul kemudahannya, Insya Allah....amin.
RUMUSNYA kan : GAGAL,gagal,gagal,gagal........SUKSESS/GOAL....
Kira-kira begino.
Salam,
Alif
--- On Tue, 25/11/08, uno <uykh...@gmail.com> wrote:
From: uno <uykh...@gmail.com>
Subject: [tentangqatar] Re: kok susah yaaa
To: "tentangqatar" <tentangqatar@googlegroups.com>
Date: Tuesday, 25 November, 2008, 7:20 AM
idem dengan bung seto, saya malah 2 th lebih nyari2 peluang ke qatar
ini, akhirnya alhamdulillah nyampe juga, saya di sektor
konstruksi.selamat berjuang, jangan pernah menyerah,saya diatas 40 th
baru dapet peluang ini , rajin berdoa.
salam,
On Nov 25, 2:38 am, Chief Seto <seto.bayu...@gmail.com> wrote:
> Saya sependapat dengan Mas Asep, untuk teknik sipil masuk ke Oil and
> Gas memang jarang, yg banyak tuh ke konsultannya dan kontraktornya..
> Saat ini QatarGas TC lagi mbangun sarana shipyardnya di Ras Laffan
> Port, dan Ras Laffan Port sendiri lagi mbangun jetty2 baru seiring
> rencananya utk jadi pelabuhan terbesar di dunia. Tpi ya itu tadi,
> QatarGas TC ga nanganin itu langsung melainkan via kontraktor. Coba
> aja cari2 informasinya, siapa tau bisa ngelamar ke perusahaan
> kontraktornya..
> Saran saya jangan berkecil hati mas..
> Saya aja berburu ampe 2 tahun baru bisa dapet kerja di Qatar,
> Alhamdulillah kerjaan yg skrg pas bgt ama backround saya di Marine..
> Banyak2 berdoa aja en jgn pernah berhenti ngelamar, kelak pasti
> 'nyangkut' juga kok..
> On 25 Nov, 01:23, Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com> wrote:
> > Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di
millis
> > ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk
> > basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil &
gas,
> > apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur
pendukung dari
> > ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge,
jetty,
> > etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain
> > sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan
untuk
> > kebutuhan operasional oil & gas saja.
> > saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp
selalu tdk
> > ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas.
> > sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn),
tp
> > saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji
yang
> > lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini
> > kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
> > terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar
> > kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu
> > diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia
konstruksi
> > di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan,
port,
> > building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan
info
> > konstruksi di indonesia.
> > sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan.
> > terima kasih,
> > salam jadi sophiaji.
----- Original Message ----- From: Taufiq To: tentangqatar@googlegroups.com Sent: Tuesday, November 25, 2008 2:31 AM
Subject: [tentangqatar] Re: kok susah yaaa
Di tempat saya bekerja di qatargas - civil engineer nya banyak dari indonesia -- saya sendiri background accounting & sama sekali belum pernah bekerja di oil & gas....jadi usaha & do'a nya perlu lebih kenceng lagi...tak akan lari rezeki di kejar....
kalau menurut pendapat saya mas, untuk Sipil masuk ke direct Oil and Gas memang Jarang (maksudnya dengan Titel Civil Engineer) tapi anda bisa mencoba ke EPC (konsultan ataupun Kontraktor) Oil and Gas, di situ ilmu Civil, Mechanical, Electrical, Instrumentasi, Piping, Proses (Chemical), SAfety bisa di terapkan, apalagi jika punya background NAVAL ARCHITECT.. di tambah lagi jika bisa dan mengerti PDMS, PDS, Auticad, Etab, Staad, pokoknya segala program yang berkaitan dengan perhitungan dan perancangan,itu banyak yang nyari..... di dalam negeri juga banyak EPC yang MNC
--- On Mon, 11/24/08, Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com> wrote:
From: Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com>
Subject: [tentangqatar] kok susah yaaa
To: tentangqatar@googlegroups.com
Date: Monday, November 24, 2008, 9:23 PM
Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di millis ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil & gas, apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur pendukung dari ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge, jetty, etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan untuk kebutuhan operasional oil & gas saja.
saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp selalu tdk ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas. sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn), tp saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji yang lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia konstruksi di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan, port, building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan info konstruksi di indonesia.
sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan.
terima kasih,
salam jadi sophiaji.
Memang rada susah krn rata2 untuk accounting diambil dr local hire. Tp pernah ada jg vacancy dr Gunamandiri Jkt untuk accounting. Rajin2 aja klik www.gunamandiri.com.
________________________________
From: tentangqatar@googlegroups.com on behalf of mikha
Sent: Tue 11/25/2008 6:56 AM
To: tentangqatar@googlegroups.com
Subject: [tentangqatar] Re: kok susah yaaa
pakm Taufiq, kebetulan saya juga background accounting...
boleh saya menimba ilmu dari bapak..? sekarang ini bapak di Qatar di bagian apa / kerja di bidang apa..?
Bagaimana cara lulusan accounting masuk ke qatargas..?
----- Original Message ----- From: Taufiq <mailto:mtf...@gmail.com>
To: tentangqatar@googlegroups.com Sent: Tuesday, November 25, 2008 2:31 AM
Subject: [tentangqatar] Re: kok susah yaaa
Di tempat saya bekerja di qatargas - civil engineer nya banyak dari indonesia -- saya sendiri background accounting & sama sekali belum pernah bekerja di oil & gas....jadi usaha & do'a nya perlu lebih kenceng lagi...tak akan lari rezeki di kejar....
kalau menurut pendapat saya mas, untuk Sipil masuk ke direct Oil and Gas memang Jarang (maksudnya dengan Titel Civil Engineer) tapi anda bisa mencoba ke EPC (konsultan ataupun Kontraktor) Oil and Gas, di situ ilmu Civil, Mechanical, Electrical, Instrumentasi, Piping, Proses (Chemical), SAfety bisa di terapkan, apalagi jika punya background NAVAL ARCHITECT.. di tambah lagi jika bisa dan mengerti PDMS, PDS, Auticad, Etab, Staad, pokoknya segala program yang berkaitan dengan perhitungan dan perancangan,itu banyak yang nyari..... di dalam negeri juga banyak EPC yang MNC
--- On Mon, 11/24/08, Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com> wrote:
From: Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com>
Subject: [tentangqatar] kok susah yaaa
To: tentangqatar@googlegroups.com
Date: Monday, November 24, 2008, 9:23 PM
Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di millis ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil & gas, apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur pendukung dari ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge, jetty, etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan untuk kebutuhan operasional oil & gas saja.
saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp selalu tdk ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas. sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn), tp saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji yang lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia konstruksi di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan, port, building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan info konstruksi di indonesia.
sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan.
terima kasih,
salam jadi sophiaji.
kebetulan saya di bagian controls karena dulu waktu di indonesia selalu di
area controls & audit, tapi banyak juga teman dari indonesia yang bekerja
di bagian accounting di Qatargas (mulai dari Account payable, payroll,
reporting serta internal audit) setau saya teman2 saya yang di accounting
pun ada yang backgroundnya bukan perusahaan oil & gas...
kalo saya semua lowongan saya apply kalo ada iklan di koran (saya langganan
kompas cuman sabtu & minggu - yang banyak iklan lowongan pekerjaan ) --
perkiraan saya - kan kalo mancing harus pasang kail sebanyak-banyaknya -
mosok dari ratusan lamaran ga ada yang nyantol -- gitu pemikiran saya
--bahkan saya sempat di tolak di QG karena background saya tidak sesuai
dengan yang diminta - tapi seminggu kemudian saya di interview lagi untuk
user yang berbeda - mungkin rejeki-nya saya ke qatar..
> pakm Taufiq, kebetulan saya juga background accounting...
> boleh saya menimba ilmu dari bapak..? sekarang ini bapak di Qatar di
> bagian apa / kerja di bidang apa..?
> Bagaimana cara lulusan accounting masuk ke qatargas..?
> Salam kenal dan terima kasih sebelumnya
> Regards
> Mikha
> ----- Original Message -----
> *From:* Taufiq <mtf...@gmail.com>
> *To:* tentangqatar@googlegroups.com
> *Sent:* Tuesday, November 25, 2008 2:31 AM
> *Subject:* [tentangqatar] Re: kok susah yaaa
> Di tempat saya bekerja di qatargas - civil engineer nya banyak dari
> indonesia -- saya sendiri background accounting & sama sekali belum pernah
> bekerja di oil & gas....jadi usaha & do'a nya perlu lebih kenceng lagi...tak
> akan lari rezeki di kejar....
>> kalau menurut pendapat saya mas, untuk Sipil masuk ke direct Oil and
>> Gas memang Jarang (maksudnya dengan Titel Civil Engineer) tapi anda bisa
>> mencoba ke EPC (konsultan ataupun Kontraktor) Oil and Gas, di situ ilmu
>> Civil, Mechanical, Electrical, Instrumentasi, Piping, Proses (Chemical),
>> SAfety bisa di terapkan, apalagi jika punya background NAVAL ARCHITECT.. di
>> tambah lagi jika bisa dan mengerti PDMS, PDS, Auticad, Etab, Staad, pokoknya
>> segala program yang berkaitan dengan perhitungan dan perancangan,itu banyak
>> yang nyari..... di dalam negeri juga banyak EPC yang MNC
>> --- On *Mon, 11/24/08, Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com>* wrote:
>> From: Jadi Sophiaji <jadisophi...@gmail.com>
>> Subject: [tentangqatar] kok susah yaaa
>> To: tentangqatar@googlegroups.com
>> Date: Monday, November 24, 2008, 9:23 PM
>> Mohon maaf sebelumnya kalau kurang berkenan, saya anggota baru di millis
>> ini, setahu saya kenapa cari kerja di timur tengah kok susah ya untuk
>> basic pendidikan teknik sipil untuk masuk di perusahaan oil & gas,
>> apakah perusahaan oil & gas tdk membutuhkan infrastruktur pendukung dari
>> ladang minyaknya seperti employee's resident, building, bridge, jetty,
>> etc. ataukah infrastruktur itu ditenderkan kepada perusahaan lain
>> sehingga perusahaan oil & gas itu hanya membutuhkan karyawan untuk
>> kebutuhan operasional oil & gas saja.
>> saya berkali kali apply ke berbagai perusahaan oil & gas tp selalu tdk
>> ada panggilan, makanya saya menyimpulkan seperti paragraf diatas.
>> sekarang saya telah bekerja di perusahaan konstruksi nasional (bumn), tp
>> saya mau mencoba kerja di negeri timur tengah untuk mendapat gaji yang
>> lebih baik (luar biasa), karena saya rasakan gaji di bumi pertiwi ini
>> kok selalu pas2an aja tidak sebanding dengan laju inflasi.
>> terima kasih kepada teman-teman baru semua atas info mengenai seputar
>> kerja di timur tengah yang membantu menambah wawasan saya. perlu
>> diketahui saya sedikit banyak mempunyai pengalaman di dunia konstruksi
>> di indonesia (saya telah bekerja 8 th di proyek jalan & jembatan, port,
>> building) mungkin saya dapat membantu teman-teman yang membutuhkan info
>> konstruksi di indonesia.
>> sekali lagi mohon maaf jika surat ini tidak berkenan.
>> terima kasih,
>> salam jadi sophiaji.